faktor-faktor yang mempengaruhi sistem sosial

Februari 22, 2008 at 6:22 am (Tak Berkategori)

NAMA : ERPINA

BP         : 05 181 003

TUGAS : SISTEM SOSIAL

 

1. Perubahan Sosial adalah : Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan didalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya termasuk didalamnya nilai-nilai, sikap-sikap, dan pola-pola prilkunya di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.

Kingsley Davis mengatakan bahwa perubahan sosial adalah : Perubahan-perubahan yang terjadi pada struktur dan fungsi masayarakat. Atau Perubahan Sosial adalah : Variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima yang disebabkan oleh perubahan geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi serta adanya di fusi kebudayaan dan penemuan baru dalam masyarakat.[1]

Atau Perubahan Sosial adalah : perubahan yang terjadi pada unsur kebudayaan material dan immaterial.[2]

  1. Gerakan Sosial adalah : Gerakan sejumlah warga masayarakat dengan mengedepankan tuntutan atau protes terhadap pihak lain atau diasumsikan sebagai yang dominan yang didorong oleh keinginan untuk menentang pihak lain.

Gerakan Sosial secara harfiah adalah : kelompok yang terorganisir secara tidak ketat dalam rangka mendukung suatu tujuan sosial terutama dalam usaha merubah struktur maupun nilai sosial. Gerakan sosial (social movement) dapat juga berhaluan kanan dan secara ideologi berwatak reformatif.

Gerakan Sosial muncul pada abad ke-19 yaitu ditandai dengan munculnya sebuah revolusi di Inggris oleh buruh. Gerakan Sosial abad ke-20 adalah : Aksi bersama yang dilakukan secara terorganisir maupun tidak terorganisir. Gerakan Sosial ini mengarah kepada suatu kasus atau aksi masayarakat baik yang terorganisir maupun yang tidak teroraginisir.

Tujuan akhir dari Gerakan Sosial adalah : Melakukan perubahan dengan indikasi keberhasilan bisa dilakukan dalam jangka panjang dan jangka pendek

  1. Mobilitas Sosial adalah : Mobilitas yang dapat terjadi pada setiap sistem pelapisan sosial. Baik pelapisan sosial terbuka maupun pelapisan sosial tertutup. Mobilitas pada pelapisan Sosial terbuka akan lebih tinggi dibandigkan dengan pelapisan sosial tertutup.

Adanya Mobilitas Sosial akan menimbulkan bermacam-macam akibat atau konsekuensi seperti kemungkinan timbulnya konflik antar kelas, antar kelompok sosial, dan antar generasi, serta kemungkinan terjadinya penyesuaian kembali setelah konflik.

Masyarakat yang terbuka memberikan peluang bagi adanya mobilitas sosial, akan tetapi ada juga akibat tidak baiknya dan beban yang menyertai peluang untuk mobilitas ini. Karena pada waktu seseorang sedang bersaing dengan orang lain dalam memperebutkan status sosial yang tinggi, sering terjadi perasaan tertekan dan frustasi serta konflik batin, namun tidak memiliki kemampuan untuk bersaing akan timbulnya rasa frustasi pada orang tersebut.

Faktor yang mempengaruhi Mobilitas Sosial adalah :

A.     Perubahan kondisi sosial, struktur kelas dan kasta dalam masyarakat dapat berubah karena terjadi perubahan dari dalam maupun dari luar masyarakat itu sendiri, misalnya : kemajuan teknologi dapat membuka kemungkinan timbulnya mobilitas keatas atau perubahan ideologi dapat pula menyebabkan stratifikasi sosial yang baru.

B.     Ekspansi teritorial dan gerak penduduk. Ekspansi teritorial dan perpindahan penduduk yang begitu cepat merupakan bukti adanya fleksibilitas struktur stratifikasi dan mobilitas sosial.

C.     Pembatasan komunikasi, situasi yang membatasai komunikasi diantara sastra yang beranekaragam itu akan menghalangi pertukaran pengetahuan dan pengalaman diantara mereka. Hal ini akan memperkokoh garis pembatas diantara sastra yang ada sekaligus menghalangi mobilitas sosial, sebaliknya pendidikan dan komunikasi yang bebas diantara stratifikasi sosial yang ada dan merangsang mobilitas sosial sekaligus menerobos rintangan kelas.

 

 

 

  1. Permasalahan Sosial adalah : Analisis tentang berbagai macam gejala didalam kehidupan masayarakat yaitu nilai sosial dan moral.

Permasalahan Sosial ini dapat di bagi empat faktor yaitu :

a.       Permasalahan ekonomi, seperti kemiskinan, gelandangan, pengemis, dan pengangguran.

b.      Permasalahan biologis, seperti penyakit muntaber, busung lapar, tifus, dan disentri.

c.       Permasalahan psikologis, seperti penyakit saraf (neorosis), penyakit jiwa, dan bunuh diri.

d.      Permasalahan kebudayaan, seperti kawin-cerai, kenakalan remaja, konflik sosial, konflik keagamaan dan kejahatan.

  1. Jaringan Sosial adalah : Suatu hubungan yang dibuat dalam bentuk interaksi antar sesama masyarakat dalam sebuah forum yang membentruk pola tingkah laku.
  2. Identitas Sosial adalah : Gambaran yang menunjukkan jati diri sekelompok masyarakat yang terstruktur pada suatu tempat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Silaen, Victor. Gerakan Sosial Baru

Zubir, Zaiyardam. 2002. Radikalisme Kaum Pinggiran

Waridah, Siti. 2000. Sosiologi. Jakarta : Bumi Aksara

Soekanto, Soerjono. 1982. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : Pt. Raja Grafindo Persada




[1].  Perubahan Sosial menurut J.l.Gillin-J.F Gillin.

[2] . Perubahan Sosial menurut William F.Ogburn.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: